SIANTAR. MARLINEWS.COM – Untuk meningkatkan hasil produksi padi, Pemko melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian beri bantuan benih padi unggul varietas Inpari 32 sebanyak 10.000 kg bagi petani untuk disemai di lahan seluas 400 hektare (Ha).
Melalui bantuan benih padi diharapkan peningkatan produksi padi, dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan bagi petani di kota Pematangsiantar.
Menurut Wesly, sektor pertanian di Kota Pematangsiantar luas lahan sawah 1.279 Ha dengan sumber daya alam (SDA) memadai agar dimanfaatkan secara optimal.
Sektor pertanian menjadi salah satu andalan Presiden Prabowo Subianto dukung ketahanan pangan. Mengingat peran besar dalam membangkitkan semangat dan kesejahteraan petani.
“Kerja sama, sinergitas, dan kolaborasi Pemko Pematangsiantar dengan berbagai stakeholder termasuk kelompok tani dan gabungan kelompok tani, percepat terwujudnya Kota Pematangsiantar Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras, “sebut Wesly Silalahi bersama Forkopimda saat penanaman padi serentak di lahan persawahan Blok 3, Kelurahan Bah Sorma, Kecamatan Siantar Sitalasari, Pematangsiantar, Sumut, Jumat pagi (23/05/2025).
Sebelumnya, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian, Pardamean Manurung menyampaikan, peningkatan produksi pertanian, khususnya pertanian tanaman pangan adalah penggunaan benih/bibit unggul bersertifikat.
Dijelaskannya, pada tahun anggaran (TA) 2025, alokasi pemerintah bantuan benih padi dan jagung di Kota Pematangsiantar. Alokasi bantuan benih padi varietas unggul bersertifikat Inpari 32 sebanyak 10 ribu kilogram atau setara pertanaman seluas 400 Ha. Sedang bantuan benih jagung unggul bersertifikat varitas pioneer 32 sebanyak 500 kilogram, atau seluas 35 Ha.
Acara tanam padi serentak juga diisi dengan sejumlah penyerahan bantuan yang diserahkan Wesly bersama Unsur Forkopimda. Bantuan yang diserahkan yakni, benih padi unggul bersertifikat Inpari 32, bantuan benih jagung unggul bersertifikat varitas Pioneer 32, dan penaburan bibit ikan nila ke kolam kelompok tani sebanyak 1.000 ekor.(*)