MEDAN. MARLINEWS.COM – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menjawab pertanyaan, kritik, saran dan masukan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Sumatera Utara saat berdialog di Balai Kota Medan, Sumut, Rabu (21/5/2025),
Sejumlah pertanyaan terkait pendidikan, kesehatan, keamanan, parkir dan lapangan pekerjaan. Para mahasiswa kepada Rico Waas, apa upaya dan langkah yang dilakukan Pemko Medan dalam mengatasi hal tersebut.
Sebelum menjawab, Rico Waas terlebih mengucapkan terima kasih kepada Aliansi BEM SI Sumut yang sudah menjadi alarm atau pengingat bagi Pemko Medan. Ia berpesan agar rekan-rekan mahasiswa tidak berhenti bersuara.
“Kalau untuk parkir, kita sedang evaluasi sistem pengelolaannya. Apa yang paling tepat untuk diterapkan sehingga tidak merugikan masyarakat. Saat ini sedang kita kaji. Kami juga tidak ingin ini berlarut-larut,” terangnya.
Sementara di sektor pendidikan, Pemko Medan memiliki program tebus ijazah untuk anak putus sekolah agar bisa melanjutkan pendidikannya.
“Begitu pun dengan keamanan, kita akan menghidupkan kembali siskamling sebagai upaya preventif mencegah terjadinya begal dan tindakan premanisme,“ imbuhnya.
Sedangkan untuk masalah narkoba, Rico Waas mengaku akan secara rutin menggelar tes urine bagi ASN Pemko Medan. Sebab, dirinya tidak ingin ada jajaran yang terlibat penyalahgunaan narkoba.
“Bagaimana bisa melayani masyarakat jika terlibat narkoba. Kami juga tengah mendorong adanya pembentukan BNN Kota Medan,” terangnya.
Rico Waas juga menjelaskan program strategis daerah yang saat ini tengah dikerjakan, yakni Medan Islamic Center di Medan Labuhan. Selain itu, pemeliharaan aset-aset daerah yang telah selesai dibangun, seperti Kebun Bunga agar tidak ada lagi yang merusaknya.
Mengenai tagline Rico Waas menjelaskan, “Medan Untuk Semua” agar masyarakat Kota Medan yang terdiri dari berbagai suku, ras, budaya dan agama merasa memiliki Kota Medan.
Pertemuan ini dilakukan karena 10 Mei lalu, saat BEM SI Sumut melakukan aksi damai di Balai Kota, bertepatan jadwal tugas Rico Waas ke luar kota, sehingga yang menerima aksi mahasiswa Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman.