Wali Kota Bandung Ngaku Kagum Lihat Inovasi Bus Listrik di Kota Medan

Bagikan Artikel

MEDAN, MARLINEWS.COM – Wali Kota Medan Rico Tri Bayu Waas bersama Ketua  TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas sambut penuh akrab kedatangan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama istri, Arya Tri Farhan, Ketua TP PKK Kota Bandung.

Rico Waas menaruh topi khas Melayu kepada Farhan, simbolik ucapan selamat datang di tanah Deli bersama rombongan, unsur perangkat daerah dan DPRD kota Bandung di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman, Medan, Sumatera Utara, Jumat petang (12/9/2025)

Wali Kota Medan itu pun mengenalkan beragam kuliner khas di Tanah Deli yang telah tersedia menjamu Farhan dan rombongan, menikmati bika Ambon, pancake durian, rujak serut Aceh dan teh tarik panas.

“Soal makanan Bandung juga banyak. Kalau soal rasa khas, di Medan lebih mantap buat bumbunya, “tuturnya.

Dijelaskan Rico, bahwa Kota Medan dan Bandung punya banyak kesamaan, baik dari struktur kota maupun keragaman kuliner, karena makanan di Medan punya dua rasa, makanan enak dan enak kali. 

“Saya rasa Medan dan Bandung mirip, baik kota maupun kulinernya, “ujarnya.

Rico mengajak Farhan keliling Kota Medan berkendara bus listrik ramah lingkungan melintasi sejumlah ikon kota, ke Istana Maimoon, kawasan Kota Tua Kesawan dan restoran legendaris Tip-Top yang berdiri sejak tahun 1929.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Moh Farhan mengaku kagum dan terkesan dengan melihat inovasi transportasi ramah lingkungan di Kota Medan. 

Menurut Farhan, mobil listriknya keren sekali. Bahkan, ia mau belajar, agar bisa diaplikasikan sebagai angkot, sebab kota Bandung dan Medan banyak miripnya, makanya cocok saling belajar.

“Sudah waktunya kita kolaborasi. Bukan cuma sekadar kerja sama, tapi kalau perlu copy paste sekalian. Bagus sekali, itu keren,” puji Farhan.

Selain transportasi, kuliner Medan sebanding dengan Bandung. “Kalau kuliner, Medan dan Bandung sama-sama juara. Sama-sama bikin ketat celana, “guraunya.

Wali Kota Bandung itu mengaku siap memperjuangkan akses transportasi udara yang lebih mudah supaya hubungan kota Bandung dan kota Medan semakin erat.

“Kesamaan karakter dua kota yang dinamis menjadi modal besar untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor dan bidang, “pungkas Farhan. (MNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *