SIANTAR, MARLINEWS.COM – Persatuan Gereja Indonesia Daerah (PGID) Kota Pematangsiantar gelar Sidang Pemilihan Pengurus Daerah Periode 2025-2029, di Aula Kantor HKBP Distrik V Sumatera Timur, Jalan Gereja Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Sabtu (22/11/2025).
Ketua Umum PGID Pematangsiantar Pdt Marthin Rumanja Purba MSi, bahwa PGID Kota Pematangsiantar cukup solid dan seluruh pendeta sangat komit dalam menjalankan tugas pelayanan.
Pdt Marthin menjelaskan, terdapat 173 jemaat anggota GPID Pematangsiantar, dan 9 sinode gereja yang berpusat di Kota Pematangsiantar. Menurut Pdt Marthin, PGID Kota Pematangsiantar merupakan lembaga keumatan yang terbesar di Kota Pematangsiantar.
“Kita berdoa, siapapun terpilih pengurus PGID Kota Pematangsiantar Periode 2025-2029, mendapat peluang untuk memajukan ke-Kristenam, “harapnya.
Ketua Umum PGI Wilayah Sumatera Utara (Sumut) Pdt Dr Victor Tinambunan diwakili Pdt Ahmad Pinem menyebutkan, PGI merupakan rumah dari semua gereja-gereja. Secara legal standing, semuanya di bawah naungan PGI.
Bahwa PGI menjadi rumah keumatan di Jota Pematangsiantar untuk saling berkoordinasi dan juga membangun kebersamaan. Menurutnya, bahwa Kota Pematangsiantar sebuah kota yang unik, memiliki keunggulan dan sejarah panjang, dengan 9 sinode yang berpusat di Kota Pematangsiantar.
Dia menjelaskan, selama lima tahun PGID kota Pematangsiantar telah diisi oleh pribadi-pribadi yang luar biasa, sehingga bisa eksis. Ia mengapresiasi dinamika yang terjadi, semoga ke depan eksistensi PGI Daerah Kota Pematangsiantar semakin menyala.
“Maksudnya menyala itu semakin terang. Apalagi salahsatu ikon Pematangsiantar adalah Pohon Terang, “tandasnya.
Sementara itu, Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn mendukung kegiatan dari Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Daerah (PGID) Kota Pematangsiantar.
Wesly juga meminta PGID Kota Pematangsiantar agar merangkul seluruh ormas dan organisasi Kristen yang ada di Kota Pematangsiantar.
Wesly berharap, melalui sidang pengurus PGID yang terpilih dapat memberikan warna yang terang. Menerangi kota dan menerangi seluruh ormas-ormas di Kristen di Kota Pematangsiantar. (*)